Pengertian Belajar Dan Mengajar Menurut Para Ahli
![]() |
| Pengertian Belajar Dan Mengajar Menurut Para Ahli |
Pengertian Belajar
Belajar merupakan kegiatan paling pokok dalam proses
belajar mengajar manusia. Terutama dalam pencapaian tujuan institusional suatu
lembaga pendidikan atau sekolah.
Hal ini menunjukkan bahwa berhasil tidaknya suatu
pencapaian tujuan pendidikan tergantung kepada bagaimana proses belajar
mengajar yang dialami oleh individu.
Menurut S. Nasution (1982:39), Belajar dianggap merupakan
perubahan tingkah laku sebagai akibat dari pengalaman dan latihan. Menurut
pendapat tradisional yang dikutip dari Sadiman (2003:2) belajar adalah menambah
dan mengumpulkan sejumlah pengetahuan. Di sini yang dipentingkan pendidikan
intelektual, kepada anak-anak diberikan bermacam-macam pelajaran untuk menambah
pengetahuan yang dimilikinya, terutama dengan jalan menghafal.
Nana Sudjana (1989:7) mengemukakan bahwa belajar adalah
suatu proses yang ditandai dengan perubahan pada diri seseorang. Perubahan
sebagai hasil dari proses belajar dapat ditunjukan dalam berbagai bentuk
seperti perubahan pengetahuan, pemahaman, sikap, dan tingkah laku,
keterampilan, kecakapan, kebiasaan serta perubahan aspek-aspek lain yang ada
pada individu yang belajar. Lebih lanjut Nana Sudjana (1989:28) mengemukakan
bahwa pengertian belajar sebagai proses yang aktif, belajar adalah proses
interaksi terhadap semua situasi yang ada di sekitar individu.
Belajar adalah proses melalui berbagai pengalaman.
Belajar adalah proses melihat, mengamati, dan memahami sesuatu. Apabila kita
bicara tentang belajar maka kita belajar bagaimana mengubah tingkah laku
seseorang.
Moh. Surya (1997:54) mengemukakan pengertian belajar
sebagai suatu proses usaha yang dilakukan individu untuk memeroleh suatu
perubahan perilaku yang baru secara keseluruhan sebagai hasil pengalaman
individu itu sendiri dalam intraksi dengan lingkungannya.
Kemudian Abin
Syamsudin (1996:20) mengatakan bahwa belajar adalah suatu proses perubahan
perilaku/pribadi seseorang berdasarkan praktek atau pengalaman tertentu.
Berdasarkan beberapa definisi tersebut, maka dapat
diambil kesimpulan bahwa belajar adalah proses perubahan di dalam diri manusia.
Apabila setelah belajar tidak terjadi perubahan dalam diri manusia, maka
tidaklah dikatakan bahwa padanya telah berlangsung proses belajar.
Perubahan sebagai hasil dari proses belajar dapat
diwujudkan dalam berbagai bentuk yang relatif permanen, seperti perubahan dari
tidak tahu menjadi tahu, dari tidak bisa menjadi bisa, dari tidak terampil
menjadi terampil, serta aspek-aspek lainnya. Sedangkan perubahan dapat diwujudkan
dalam bentuk perubahan kondisi yang bersifat kontemporer, seperti anak-anak
menjadi dewasa atau dari berbaring, merangkak, berdiri dan baru kemudian bisa
berjalan.
Perubahan tersebut hendaknya terjadi sebagai akibat
interaksinya dengan lingkungan. Tidak karena proses pertumbuhan fisik atau
kedewasaan. Selain itu, perubahan tersebut haruslah bersifat relatif permanen,
tahan lama dan menetap, tidak berlangsung sesaat saja.
Berdasarkan beberapa pendapat yang dikemukakan tersebut,
jika diperhatikan secara redaksional tentu saja berbeda satu sama lainnya,
namun secara esensial semua pendapat tersebut mengacu kepada maksud, tujuan,
dan konsep yang sama dan memiliki unsur-unsur yang sama pula, yaitu :
Adanya individu yang belajar
Adanya belajar sebagai suatu proses
Hasil belajar sebagai hasil perubahan tingkah laku
Proses belajar terjadi di dalam interaksi dengan
lingkungan
Berdasarkan hal tersebut, dapat disimpulkan bahwa belajar
merupakan suatu proses perubahan perilaku/pribadi seseorang berdasarkan pengalamannya
berinteraksi dengan lingkungannya yang ditunjukan dalam berbagai bentuk seperti
perubahan pengetahuan, pemahaman, sikap.
Pengertian Mengajar
Kegiatan mengajar pada diri siswa akan tercipta jika ada
usaha yang dilakukan oleh guru, usaha dari pihak ini kita kenal
Mengajar adalah suatu proses kegiatan yang disengaja dan
terencana untuk membimbing dan mengawasi siswa dalam aktivitas belajar untuk
mencapai tujuan yang telah ditetapkan sebelumnya. Seorang guru sebagai pengajar
(Slameto, 1991:40) harus memerhatikan prinsip-prinsip sebagai berikut:
1) Konteks
Dalam belajar sebagian besar tergantung pada konteks
belajar itu sendiri. Ciri-ciri konteks yang baik adalah membuat pelajar menjadi
lawan berinteraksi secara dinamis dan kuat sekali, terdiri dari pengalaman yang
actual dan konkret. Pengalaman yang konkret dan dinamis merupakan alat untuk
menyatakan pengertian yang sifatnya sederhana sehingga dapat ditiru untuk
diulanginya.
2) Fokus
Belajar yang penuh makna dan efektif harus
diorganisasikan pada suatu fokus, pengajaran akan berhasil dengan penggunaan
vokalisasi. Untuk mencapai proses yang efektif, harus dipilih fokus yang
memiliki ciri-ciri yang baik, seperti: memobilisasi tujuan, memberi bentuk
uniformitas pada belajar, mengorganisasikan belajar sebagai suatu proses
eksplorasi dan penemuan.
3) Sosialisasi
Kondisi sosial dalam suatu kelas banyak sekali
pengaruhnya dalam proses belajar pada kelas tersebut. Sehingga dalam hal ini
sosialisasi harus dilakukan. Sosialisasi yang baik akan memiliki ciri-ciri
sebagai berikut: adanya fasilitas sosial, perangsang, dan kelompok demokratis.
4) Sequence
Dalam proses belajar mengajar dipandang sebagai suatu
pertumbuhan mental, siswa dapat mengalami kegagalan atau mungkin juga sukses.
Ciri-ciri sequence yang baik adalah pertumbuhan bersifat kontinyu, tergantung
pada tujuan, tergantung pada munculnya makna, merupakan perubahan dari yang
abstrak ke arah konkrit, sebagai gerakan dari kasar dan global ke arah yang
membedakan, dan pertumbuhan itu merupakan transformasi.
5) Evaluasi
Evaluasi dilaksanakan untuk meneliti hasil dan perubahan
siswa, untuk mengetahui kesulitan-kesulitan yang melekat pada perubahan
tersebut.
Kelima prinsip mengajar di atas haruslah diperhatikan
oleh guru, agar guru dapat membimbing dan mengarahkan siswa,
Sehingga dapat menumbuhkan minat belajar siswa. Dan yang terpenting tujuan pengajaran dapat tercapai dengan baik.
Proses belajar dan mengajar saling berkaitan satu dengan yang lain, sangat penting bagi kita untuk mengetahui keduanya.

0 Response to "Pengertian Belajar Dan Mengajar Menurut Para Ahli "
Post a Comment